Defek septum ventrikel (DSV) merupakan kelainan jantung bawaan tersering pada anak, ditandai adanya celah pada septum interventrikular yang menimbulkan shunt kiri ke kanan, meningkatkan aliran paru, dan berisiko menyebabkan hipertensi pulmonal serta gangguan pertumbuhan. Anak dengan DSV kerap mengalami masalah status gizi akibat peningkatan kebutuhan energi, kelelahan saat makan, dan infeksi berulang. Penutupan DSV, terutama dengan teknik transkateter yang minimal invasif menggunakan perangkat KONAR-Multi Functional Occluder (MFO), terbukti efektif memperbaiki fungsi jantung dan berpotensi meningkatkan status gizi anak. Beberapa studi melaporkan adanya perbaikan indeks BB/TB pasca penutupan DSV, namun penelitian terkait penggunaan KONAR-MFO di Indonesia, khususnya di RSUD dr. Moewardi Surakarta, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penutupan DSV dengan teknik transkateter menggunakan KONAR-MFO terhadap status gizi anak di RSUD dr. Moewardi Surakarta, sebagai upaya memberikan bukti ilmiah dan pertimbangan klinis dalam pemilihan terapi.