SIPUS IMOET

(SISTEM PERPUSTAKAAN DIGITAL RSUD Dr. MOEWARDI TERPADU)

  • Jurnal IBEHS
  • Pendaftaran Sipus Imoet
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Perpustakaan Jejaring
    Perpustakaan ITS PKU Perpustakaan UMS Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Arpusda Jateng Perpustakaan UNS
  • Area Anggota
    Masuk Daftar Online
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS  PADA PASIEN TRANSURETHRAL RESECTION OF THE PROSTATE (TURP) BERDASARKAN METODE GYSSENS DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD Dr. MOEWARDI PERIODE JANUARI – DESEMBER 2024

Text

RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN TRANSURETHRAL RESECTION OF THE PROSTATE (TURP) BERDASARKAN METODE GYSSENS DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD Dr. MOEWARDI PERIODE JANUARI – DESEMBER 2024

JENI AFI RAHMAWATI, NIM 4221018 - Nama Orang;

Tidak Tersedia Deskripsi


Ketersediaan
P03306S370 Jen RPERPUSTAKAAN RSUD Dr. MOEWARDI (PDF)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
PROGRAM STUDI S1 FARMASI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN NASIONAL SURAKARTA
No. Panggil
370 Jen R
Penerbit
Surakarta : ., 2025
Deskripsi Fisik
32 Hlm : Illus : 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
370 Jen R
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
2025
Subjek
Proposal Skripsi
Info Detail Spesifik
Benign Prostate Hyperplasia (BPH) merupakan pembesaran jinak kelenjar prostat yang umum pada pria lanjut usia, dengan prevalensi mencapai 50% pada usia 60 tahun dan 90% pada usia 85 tahun, serta sekitar 70 juta kasus secara global, dengan insidensi 30,1% di negara maju dan 15,35% di negara berkembang; di Indonesia, BPH menjadi penyakit terbanyak kedua pada pria usia >50 tahun (Riskesdas 2018) (Alsuwaydani and Salati, 2021; Xu et al., 2024; Abdina, 2025). Penatalaksanaan BPH meliputi terapi farmakologis dan intervensi bedah, dimana Transurethral Resection of the Prostate (TURP) merupakan standar emas untuk volume prostat 30–80 ml, dengan proporsi tindakan mencapai 53,6% di Korea Selatan dan 127 kasus di RSUD Dr. Ramelan Surabaya periode 2021–2023 (Tjahjodjati et al., 2021; Jo et al., 2021; Hakiim et al., 2025). Meskipun efektif, TURP berisiko menimbulkan infeksi saluran kemih pascaoperasi sehingga memerlukan antibiotik profilaksis yang diberikan 1 jam sebelum operasi secara intravena dan dihentikan ?24 jam pascaoperasi untuk mencegah resistensi (Zunnita et al., 2018; Kemenkes RI, 2021). Rasionalitas penggunaan antibiotik dapat dievaluasi secara kualitatif menggunakan metode Gyssens yang menilai indikasi, efektivitas, keamanan, biaya, spektrum, dosis, interval, waktu, dan durasi pemberian (Gyssens, 2005; Kemenkes RI, 2015). Berbagai studi menunjukkan tingginya ketidakteraturan penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah, termasuk dominasi kategori IVA (efektivitas), kesalahan waktu, durasi yang terlalu lama atau singkat, serta rendahnya kategori rasional (Fransiska et al., 2024; Rohana et al., 2024; Megawati et al., 2015). Kondisi ini berpotensi meningkatkan resistensi antimikroba, pemborosan sumber daya, lama rawat inap, dan risiko infeksi nosokomial, sehingga evaluasi penggunaan antibiotik menjadi krusial, khususnya di RSUD Dr. Moewardi sebagai rumah sakit rujukan di Jawa Tengah, dimana tercatat 183 pasien TURP pada tahun 2024 dan belum tersedia data mengenai rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis sebelumnya, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien TURP guna mendukung program pengendalian resistensi antimikroba dan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.
Pernyataan Tanggungjawab
JENI AFI RAHMAWATI, NIM 4221018
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN TRANSURETHRAL RESECTION OF THE PROSTATE (TURP) BERDASARKAN METODE GYSSENS DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD Dr. MOEWARDI PERIODE JANUARI – DESEMBER 2024
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

SIPUS IMOET
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

SIPUS IMOET (Sistem Informasi Perpustakaan Terpadu) RSUD Dr. Moewardi adalah sistem yang mencakup
1.Layanan Online Public Accees Catalogue (OPAC) atau pencarian ketersediaan buku-buku cetak di Perpustakaan RSUD Dr. Moewardi dan Akses Karya Ilmiah
2.Layanan E-Library RSDM

   Download aplikasi E-Library RSDM
3. Layanan Titik baca dengan radius akses maksimal 300 meter dari titik induk 
- TITIK BACA GEDUNG FLAMBOYAN LANTAI 11
- TITIK BACA GEDUNG WIJAYA KUSUMA LANTAI 1

KRITIK DAN SARAN PENGGUNA PERPUSTAKAAN DAN USULAN BUKU BARU, KLIK DI BAWAH INI
FORMULIR KEPUASAN PENGGUNA PERPUSTAKAAN, KRITIK DAN SARAN SERTA USULAN BUKU BARU

PERMOHONAN PEMBUATAN SURAT BEBAS PERPUSTAKAAN
PERSYARATAN PEMBUATAN SURAT BEBAS PERPUSTAKAAN
 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik