Penelitian tentang peran religiusitas dan spiritualitas pada individu yang mengalami gangguan jiwa masih relatif jarang dalam literatur (Koenig et al., 2021) dan fokus para peneliti sebagian besar adalah pada fase akut penyakit tersebut. Melihat religiusitas dan spiritualitas dari perspektif kualitatif meningkatkan pemahaman tentang kekayaan pengalaman pribadi dalam domain tersebut (Das et al., 2022). Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah pendekatan yang diakui secara luas yang digunakan dalam kondisi kejiwaan untuk mengetahui fenomenologi penyakit dan dimensi sosial dan antropologinya (Pati, 2018). Atas dasar tersebut, maka peneliti mencoba melakukan pendekatan fenomenologi dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan atau mengurai makna mengenai spiritualitas dan religiusitas pada pasien gangguan bipolar dan bagaimana hal tersebut berperan terhadap gangguan yang dialaminya.