SIPUS IMOET

(SISTEM PERPUSTAKAAN DIGITAL RSUD Dr. MOEWARDI TERPADU)

  • Jurnal IBEHS
  • Pendaftaran Sipus Imoet
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Perpustakaan Jejaring
    Perpustakaan ITS PKU Perpustakaan UMS Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Arpusda Jateng Perpustakaan UNS
  • Area Anggota
    Masuk Daftar Online
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS HUBUNGAN KEPERCAYAAN TERHADAP INFORMASI KESEHATAN DIGITAL DENGAN FAKTOR  PADA LITERASI KESEHATAN DIGITAL PASIEN DIABETES TIPE 2 DI RSUD DR.MOEWARDI

Text

ANALISIS HUBUNGAN KEPERCAYAAN TERHADAP INFORMASI KESEHATAN DIGITAL DENGAN FAKTOR PADA LITERASI KESEHATAN DIGITAL PASIEN DIABETES TIPE 2 DI RSUD DR.MOEWARDI

SHERLY PUTRI ARESA, NIM V3723055 - Nama Orang;

Tidak Tersedia Deskripsi


Ketersediaan
P03332S370 She APERPUSTAKAAN RSUD Dr. MOEWARDI (PDF)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
PROGRAM STUDI DIII FARMASI SEKOLAH VOKASI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
No. Panggil
370 She A
Penerbit
Surakarta : ., 2025
Deskripsi Fisik
44 Hlm : Illus : 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
370 She A
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
2025
Subjek
Proposal KTI (D3)
Info Detail Spesifik
Diabetes melitus tipe 2 (DM Tipe 2) telah menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat paling mendesak di dunia, termasuk Indonesia. Penyakit metabolik kronis ini ditandai oleh kadar glukosa darah tinggi akibat resistensi insulin atau defisiensi insulin relatif. Jika tidak dikelola dengan baik, DM Tipe 2 dapat menyebabkan komplikasi mikrovaskular dan makrovaskular serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal yang tidak hanya memperburuk kondisi fisik tetapi juga secara signifikan menurunkan kualitas hidup pasien (Banday et al., 2020). Prevalensi DM Tipe 2 di Indonesia terus meningkat dan diproyeksikan akan naik hingga 2045, menimbulkan beban kesehatan dan ekonomi yang besar bagi individu, keluarga, maupun sistem kesehatan nasional. Kondisi ini menegaskan urgensi penanganan DM Tipe 2 secara komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan mengurangi beban sistem kesehatan (Wahidin et al., 2024). Manajemen DM Tipe 2 merupakan proses yang kompleks dan berkelanjutan, melibatkan kepatuhan terhadap terapi farmakologis, perubahan gaya hidup, serta pemantauan glukosa darah secara mandiri. Kesinambungan dalam manajemen diri sangat penting untuk mencegah komplikasi dan menjaga kualitas hidup pasien. Namun, kepatuhan terhadap regimen pengobatan dan perubahan gaya hidup seringkali menjadi tantangan, yang dipengaruhi oleh faktor sosiodemografi seperti usia, pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan tentang penyakit. Pasien dengan literasi kesehatan rendah cenderung memiliki manajemen diri kurang optimal, yang dapat memperburuk kondisi penyakit mereka (Malini et al., 2023) . Dalam era digital, akses terhadap informasi kesehatan melalui internet semakin meluas, memungkinkan pasien memperoleh informasi secara cepat dan praktis. Kemampuan untuk mencari, memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi kesehatan dari sumber digital dikenal sebagai literasi kesehatan digital (literasi kesehatan digital), yang menjadi salah satu determinasi kesehatan modern. literasi kesehatan digital dapat meningkatkan akses pasien ke layanan dan informasi kesehatan, tetapi kekurangannya juga dapat memperlebar kesenjangan digital dan kesenjangan kesehatan (Lopez et al., 2023). Kepercayaan pasien terhadap informasi digital menjadi kunci efektivitas literasi kesehatan digital. Pasien membutuhkan informasi yang akurat untuk membuat keputusan kesehatan yang tepat terkait diet, pengobatan, dan gaya hidup. Namun, melimpahnya informasi juga menimbulkan tantangan berupa “infodemik”, yakni penyebaran informasi berlebihan termasuk hoaks dan misinformasi, yang menyulitkan pasien membedakan data yang valid dari yang tidak (Quezada-Ramírez et al., 2025). Kepercayaan epistemik pasien terhadap sumber informasi digital menjadi penentu utama apakah informasi tersebut akan digunakan dan diterapkan dalam manajemen diri. Studi menunjukkan bahwa sikap positif terhadap informasi kesehatan digital, yang mencerminkan tingkat kepercayaan, secara signifikan memengaruhi literasi kesehatan digital dan menjadi prediktor paling berpengaruh terhadap literasi kesehatan digital pada pasien diabetes usia menengah (Lee & Shim, 2025). Meskipun penelitian terdahulu telah menyoroti literasi kesehatan digital dan kepercayaan terhadap informasi digital, masih terdapat kesenjangan penelitian di Indonesia, khususnya di Surakarta. Belum ada studi yang secara komprehensif menganalisis hubungan antara tingkat kepercayaan terhadap informasi kesehatan digital dengan faktor-faktor sosiodemografi yang membentuk literasi kesehatan digital pada pasien DM Tipe 2. Banyak studi hanya meneliti literasi kesehatan digital secara umum atau menyinggung kepercayaan tanpa mendalami interaksi antara kepercayaan dan faktor-faktor sosiodemografi (Malini et al., 2023). Urgensi penelitian ini meningkat mengingat tingginya prevalensi DM Tipe 2 dan kebutuhan pasien akan informasi kesehatan yang akurat dan valid untuk manajemen penyakit yang optimal (Wahidin et al., 2024). Keterbatasan literasi kesehatan digital, yang diperparah oleh kurangnya kepercayaan atau paparan misinformasi, dapat menghambat pasien dalam membuat keputusan kesehatan yang tepat dan menjalankan perawatan secara optimal. Dengan meneliti hubungan antara kepercayaan terhadap informasi digital dengan faktor pada literasi kesehata digital pada pasien DM Tipe 2 di RSUD Dr.Moewardi Surakarta diharapkan memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika kepercayaan dan literasi kesehatan digital. Hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan strategi edukasi kesehatan digital yang efektif, meningkatkan manajemen diri, kepatuhan pengobatan, dan pada akhirnya kualitas hidup pasien.
Pernyataan Tanggungjawab
SHERLY PUTRI ARESA, NIM V3723055
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ANALISIS HUBUNGAN KEPERCAYAAN TERHADAP INFORMASI KESEHATAN DIGITAL DENGAN FAKTOR PADA LITERASI KESEHATAN DIGITAL PASIEN DIABETES TIPE 2 DI RSUD DR.MOEWARDI
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

SIPUS IMOET
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

SIPUS IMOET (Sistem Informasi Perpustakaan Terpadu) RSUD Dr. Moewardi adalah sistem yang mencakup
1.Layanan Online Public Accees Catalogue (OPAC) atau pencarian ketersediaan buku-buku cetak di Perpustakaan RSUD Dr. Moewardi dan Akses Karya Ilmiah
2.Layanan E-Library RSDM

   Download aplikasi E-Library RSDM
3. Layanan Titik baca dengan radius akses maksimal 300 meter dari titik induk 
- TITIK BACA GEDUNG FLAMBOYAN LANTAI 11
- TITIK BACA GEDUNG WIJAYA KUSUMA LANTAI 1

KRITIK DAN SARAN PENGGUNA PERPUSTAKAAN DAN USULAN BUKU BARU, KLIK DI BAWAH INI
FORMULIR KEPUASAN PENGGUNA PERPUSTAKAAN, KRITIK DAN SARAN SERTA USULAN BUKU BARU

PERMOHONAN PEMBUATAN SURAT BEBAS PERPUSTAKAAN
PERSYARATAN PEMBUATAN SURAT BEBAS PERPUSTAKAAN
 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik