Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sudah menjadi penyakit umum yang sering kita jumpai dalam masyarakat terutama pada anak balita dan masih menjadi masalah utama kesehatan di Indonesia. ISPA adalah penyakit saluran pernapasan akut dengan perhatian khusus pada radang paru (pneumonia), dan bukan penyakit telinga dan tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, atau aspirasi (makanan, asap, agen lain). Pasien ISPA sering kali diresepkan antibiotik oleh dokter, namun ternyata tidak semua pasien ISPA dapat diberikan antibiotik. Penggunaan antibiotik tidak rasional menyebabkan banyak masalah yang timbul dan menjadi ancaman global pada kesehatan masyarakat terutama pada resistensi bakteri terhadap antibiotik. Resistensi merupakan suatu keadaan dimana antibiotik yang biasa digunakan untuk mengobati infeksi bakteri tidak lagi bersifat efektif mengobati. Bakteri telah dapat membentuk daya tahan klinis (resisten) terhadap antibiotik.