SIPUS IMOET

(SISTEM PERPUSTAKAAN DIGITAL RSUD Dr. MOEWARDI TERPADU)

  • Jurnal IBEHS
  • Pendaftaran Sipus Imoet
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Perpustakaan Jejaring
    Perpustakaan ITS PKU Perpustakaan UMS Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Arpusda Jateng Perpustakaan UNS
  • Area Anggota
    Masuk Daftar Online
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN KRITIS  PADA PASIEN ACUTE MIOKARD INFARK (AMI)  DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI DI ICVCU Dr. MOEWARDI SURAKARTA

Text

ASUHAN KEPERAWATAN KRITIS PADA PASIEN ACUTE MIOKARD INFARK (AMI) DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI DI ICVCU Dr. MOEWARDI SURAKARTA

NADHIFA KULTSUM AZ ZAHRO, NIM P27220023090 - Nama Orang;

Tidak Tersedia Deskripsi


Ketersediaan
P03343S370 Nad APERPUSTAKAAN RSUD Dr. MOEWARDI (PDF)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA JURUSAN KEPERAWATAN PRODI DIPLOMA TIGA
No. Panggil
370 Nad A
Penerbit
Surakarta : ., 2025
Deskripsi Fisik
80 Hlm : Illus : 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
370 Nad A
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
2025
Subjek
Proposal KTI (D3)
Info Detail Spesifik
Penyakit kardiovaskular menjadi salah satu ancaman utama di dunia (global threat) serta memiliki peran utama sebagai penyebab kematian nomer satu di seluruh dunia (pane et al, 2022). Menurut Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (2024), Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama mortalitas dan morbiditas di seluruh dunia. Pada tahun 2020, diperkirakan 19 juta kematian (37%) di seluruh dunia disebabkan oleh penyakit kardiovaskular. Infark Miokard Akut (IMA) merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang memberikan sumbangsih kematian secara tiba-tiba yang cukup banyak (Ibrahim et al., 2020). World Health Organization (WHO) memaparkan bahwa pada tahun 2021 diperkirakan 17,9 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular, mewakili 32% dari seluruh kematian global dan 85% disebabkan oleh penyakit Infark Miokard Akut (IMA) dan stroke. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukan bahwa sebanyak 877.531 jiwa dari total penduduk Indonesia mengalami penyakit jantung dengan proporsi prevalensi penyakit jantung di Jawa Tengah adalah 0,79% yang dihitung berdasarkan estimasi populasi tertimbang sebanyak 118.184 ribu jiwa. Dinas kesehatan kota Surakarta memaparkan bahwa Jumlah estimasi penderita hipertensi berusia >15 th tahun 2024 sebanyak 7.985.534 orang atau sebesar 26,9 persen dari seluruh penduduk berusia >15 tahun. Hal ini menunjukan bahwa angka kejadian acute miokard infark meningkat seiring dengan peningkatan faktor resikonya. Infark Miokard Akut adalah penyakit jantung yang disebabkan karena sumbatan pada arteri coroner. Sumbatan akut terjadi karena adanya aterosklerosis pada dinding arteri coroner sehingga menyumbat alirah darah ke jaringan otot jantung (Indra Frana Jaya KK & Hajati, 2022). Acute miokard infark diklasifikasikan menjadi dua yaitu ST-Elevasi miokard infark (STEMI) dan Non ST Elevasi miokard infark (NSTEMI) (Hidayah, 2024). Perbedaan antara STEMI dan NSTEMI terletak pada totalitas sumbatan pembuluh darah. Pada STEMI sumbatan yang total menyebabkan iskemia parah, memicu nekrosis sel-sel otot jantung yang meluas hingga seluruh lapisan dinding. Kondisi ini menuntut kebutuhan oksigenasi yang sangat mendesak serta sesuai dengan kebutuhan pasien. Sementara itu, NSTEMI diakibatkan oleh sumbatan parsial, menghasilkan nekrosis pada lapisan terdalam jantung. Kondisi ini menuntut kebutuhan oksigen dengan konsentrasi lebih rendah daripada STEMI. AMI atau serangan jantung bermula dari penumpukan lemak atau aterosklerosis pada pembuluh jantung yang menyebabkan oklusi pada pembuluh koroner. Oklusi inilah yang pada akhirnya menyumbat aliran darah ke sebagian otot jantung sehingga menyebabkan iskemia. Iskemia yang terjadi pada pembuluh koroner menyababkan sel-sel otot jantung mati dan timbul kerusakan permanen/infark pada jaringan miokard. Infark pada sebagian otot jantung menyebabkan mekanisme kompensasi jantung aktif sehingga otot jantung yang sehat harus bekerja lebih keras untuk memenuhi suplai darah ke seluruh tubuh. Peningkatan kerja ini menuntut suplai oksigen yang besar pada sel-sel otot yang sehat dan berpotensi memperluas dan memperburuk infark serta menimbulkan komplikasi tambahan jika kebutuhan oskigen tidak terpenuhi. Salah satu solusi alternatif yang dapat diterapkan untuk mencegah perluasan infark adalah dengan memenuhi kebutuhan oksigen dengan menerapkan asuhan keperawatan kritis secara komprehensif dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Penerapan asuhan keperawatan yang komprehensif, terutama dalam memulihkan keseimbangan suplai oksigen adalah fondasi untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas akibat perluasan infark. Salah satu tindakan untuk mencegah perluasan infark miokard adalah dengan terapi oksigenasi. Terapi oksigenasi sangat krusial karena membantu memenuhi defisit suplai-demand oksigen miokard sehingga berpotensi membatasi area kerusakan sel, meminimalkan perluasan infark, mengurangi beban kerja jantung, dan membantu meredakan gejala, seperti nyeri dada dan sesak napas. Berdasarkan latar belakang dan permasalah tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan studi kasus yang diwujudkan dalam sebuah Karya Tulis Ilmiah berjudul “Asuhan Keperawatan Kritis pada Pasien Acute Miokard Infark (AMI) dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi di ICVCU Dr. Moewardi Surakarta”.
Pernyataan Tanggungjawab
NADHIFA KULTSUM AZ ZAHRO, NIM P27220023090
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH ASUHAN KEPERAWATAN KRITIS PADA PASIEN ACUTE MIOKARD INFARK (AMI) DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI DI ICVCU Dr. MOEWARDI SURAKARTA
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

SIPUS IMOET
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

SIPUS IMOET (Sistem Informasi Perpustakaan Terpadu) RSUD Dr. Moewardi adalah sistem yang mencakup
1.Layanan Online Public Accees Catalogue (OPAC) atau pencarian ketersediaan buku-buku cetak di Perpustakaan RSUD Dr. Moewardi dan Akses Karya Ilmiah
2.Layanan E-Library RSDM

   Download aplikasi E-Library RSDM
3. Layanan Titik baca dengan radius akses maksimal 300 meter dari titik induk 
- TITIK BACA GEDUNG FLAMBOYAN LANTAI 11
- TITIK BACA GEDUNG WIJAYA KUSUMA LANTAI 1

KRITIK DAN SARAN PENGGUNA PERPUSTAKAAN DAN USULAN BUKU BARU, KLIK DI BAWAH INI
FORMULIR KEPUASAN PENGGUNA PERPUSTAKAAN, KRITIK DAN SARAN SERTA USULAN BUKU BARU

PERMOHONAN PEMBUATAN SURAT BEBAS PERPUSTAKAAN
PERSYARATAN PEMBUATAN SURAT BEBAS PERPUSTAKAAN
 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik