COVID-19 merupakan wabah yang mengancam kesehatan dunia. World Health Organization pada tanggal 11 Maret 2020 menyatakan COVID-19 sebagai epidemi global dan masuk ke Indonesia pada tanggal 2 maret 2020. Salah satu penanganan pandemi COVID-19 dengan pembentukan herd immunity dengan pembentukan kekebalan atau antibodi terhadap SARS-CoV-2. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi mempunyai pemeriksaan antibodi SARS-CoV-2 bentuk point-of-care testing dengan metode FIA dan automatic dengan metode ECLIA. Pemeriksaan metode ECLIA sudah pernah diteliti dengan antibody neutralizing namun maintenance dan harga yang tentu lebih tinggi dari rapid tes. Rumah sakit dengan pemeriksaan antibodi SARS-CoV-2 yang tidak terlalu banyak terkendala dengan pemeriksaan automatic karena butuh maintenance dan biaya yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian hasil pemeriksaan antibodi SARS-COV-2 metode FIA dan ECLIA pada paska infeksi COVID-19 dan vaksinasi sinovac.