Upper gastro intestinal tract adalah saluran cerna bagian atas yang terdiri dari esofagus, gaster dan duodenum (OMD). Kerongkongan atau esofagus adalah tabung berotot yang membawa makanan dan air liur dari laring ke lambung dengan panjang sekitar 24 cm. Kerongkongan terdiri dari empat lapisan yaitu lapisan mukosa, lapisan submukosa, lapisan otot dan lapisan adventitia. Untuk mendapatkan gambaran esophagus (Lampignano, 2018). Esofagografi merupakan prosedur radiografi yang umum dilakukan pada faring dan esofagus yang menggunakan media kontras radiopaque untuk menunjukan bentuk dan fungsi dari faring dan esofagus. Pemeriksaan bisa dilakukan dengan single kontras (hanya barium sulfat saja) serta bisa juga double kontras dengan barium sulfat dan udara untuk lebih meningkatkan kualitas gambar. Esofagografi dilakukan untuk memeriksa pasien dengan indikasi achalasia, kelainan anatomi yang dapat bersifat bawaan atau dapat disebabkan oleh penyakit, kanker kerongkongan, barret syndrome, dysphagia, oesophageal, gastroesophageal reflux disease (gerd) dan zenker diverticulum (Lampignano, 2018). Media kontras adalah zat atau bahan yang digunakan dalam prosedur pencitraan medis untuk meningkatkan kejelasan dan detail gambar. Media kontras pada pemeriksaan esofagografi dengan klinis laserasi post repair di Instalasi Radiologi RSUD Dr. Moewardi Surakarta adalah media kontras water soluble iohexol, hal ini berbeda dengan teori yang menggunakan barium sulfat sebagai media kontras pada pemeriksaan esofagografi. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk membahas lebih lanjut dalam karya tulis ilmiah yang berjudul “Teknik Pemeriksaan Esofagografi Dengan Klinis Laserasi Post Repair di Instalasi Radiologi Dr. Moewardi Surakarta”