SIPUS IMOET

(SISTEM PERPUSTAKAAN DIGITAL RSUD Dr. MOEWARDI TERPADU)

  • Jurnal IBEHS
  • Pendaftaran Sipus Imoet
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Perpustakaan Jejaring
    Perpustakaan ITS PKU Perpustakaan UMS Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Arpusda Jateng Perpustakaan UNS
  • Area Anggota
    Masuk Daftar Online
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RSUD DR. MOEWARDI

Text

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RSUD DR. MOEWARDI

ANNISA AULIA SABRINA, NIM P27220019006 - Nama Orang;

Tidak Tersedia Deskripsi


Ketersediaan
P03378S370 Ann APERPUSTAKAAN RSUD Dr. MOEWARDI (PDF)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA JURUSAN KEPERAWATAN PRODI DIPLOMA III
No. Panggil
370 Ann A
Penerbit
Surakarta : ., 2021
Deskripsi Fisik
76 Hlm : Illus : 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
370 Ann A
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
2021
Subjek
Proposal KTI (D3)
Info Detail Spesifik
Menurut World Health Organization (2021) Penyakit kardiovaskuler merupakan salah satu penyebab paling banyak kematian setiap tahunnya. Terdapat kurang lebih 17,9 juta kasus meninggal karena penyakit kardiovaskuler di tahun 2019, mewakili 32% dari semua kematian global. 85% dari kasus kematian tersebut disebabkan oleh penyakit jantung dan stroke. Kebanyakan kematian akibat penyakit kardiovaskuler ini terjadi dinegara-negara dengan berpenghasilan rendah dan menengah. Penyakit kardiovaskuler sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah, seperti penyakit jantung coroner, gagal jantung atau payah jantung, hipertensi, dan stroke. Factor risiko yang yang paling banyak dari penyakit jantung dan stroke adalah pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, penggunaan tembakau, dan konsumsi alcohol. Efek dari perilaku tersebut dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, peningkatan glukosa darah, peningkatan lipid darah, dan kelebihan berat badan atau obesitas. Selain itu dapat menyebabkan komplikasi lain seperti serangan jantung, stroke, gagal jantung, dan komplikasi lainnya (WHO, 2021). Gagal jantung menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat dengan peningkatan insiden dan prevalensi. Gagal jantung atau Congestive Heart Failure merupkakan suatu kondisi dengan ketidakmampuan jantung untuk mengantarkan darah dan oksigen untuk memenuhi kebutuhan metabolism jaringan akibat dari kelainan struktur maupun fungsi jantung (Siswanto, 2014). Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup, kasus gagal jantung semakin meningkat dan menjadi salah satu penyakit utama di negara-negara industry dan berkembang salah satunya di Negara Indoensia (Nugroho, Tamara & Kirana, 2016). Sekitar 1% usia kurang dari 50 tahun, kemudian sekitar 5% usia 50-70 tahun, dan 10% pada usia 70 tahun ke atas prevalensi penyakit CHF meningkat sesuai usia tersebut. CHF sangat buruk jika penyebab yang mendasari tidak segera ditangani, hamper 50% penderita CHF meninggal dalam kurun waktu 4 tahun dan 50 % penderita stadium akhir meninggal dalam kurun waktu 1 tahun (Nugroho et al., 2016). Menurut Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2018 prevalensi penyakit jantung berdasarkan diagnose dokter pada penduduk semua umur menurut provinsi, Negara Indonesia mencapai 1,5% atau sekitar lebih dari satu juta jiwa. Daerah paling banyak kasus gagal jantung berada di Kalimantan Utara sekitar 2,2%, kemudian di daerah DI Yogyakarta dan Gorontalo mencapai 2%, sedangkan di Jawa Tengah sendiri mencapai 1,6% atau sekitar 132 ribu jiwa (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2018). Pasien Congestive Heart Failure dengan pola napas tidak efektif terjadi karena ketidakmampuan ventrikel kiri memompa darah yang datang dari paru-paru sehingga terjadi peningkatan tekanan dalam sirkulasi paru yang mneyebabkan cairan terdorong ke jaringan paru. Pasien Congestive Heart Failure kebanyakan kesulitan dalam mempertahankan kebutuhan oksigenasinya. Oksigenasi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang paling mendasar bagi keberlangsungan metabolisme sel (Bariyatun, 2018). Sesak napas adalah salah satu akibat dari ketidakmampuan ventrikel memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga terganggunya kebutuhan oksigenasi pada pasien CHF. Gangguan oksigenasi pada pasien Congestive Heart Failure dapat ditangani melalui terapi oksigen yang tujuannya untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah dan sehingga saturasi oksigen pun kembali normal. terapi oksigen yang dapat digunakan yaitu dengan terapi oksigen nasal kanul. Alat ini merypakan alat terapi oksigen dengan system arus dengan aliran 1-6 liter/menit (Prasetyo et al., 2020) Berdasarkan uraian yang telah disebutkan di atas dan melihat pentingnya pemenuhan kebutuhan oksigenasi pada pasien Congestive Heart Failure maka penulis tertarik mengambil kasus dengan judul “Asuhan Keperawatan Gawat Darurat dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi pada Pasien Congestive Heart Failure”
Pernyataan Tanggungjawab
ANNISA AULIA SABRINA, NIM P27220019006
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RSUD DR. MOEWARDI
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

SIPUS IMOET
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

SIPUS IMOET (Sistem Informasi Perpustakaan Terpadu) RSUD Dr. Moewardi adalah sistem yang mencakup
1.Layanan Online Public Accees Catalogue (OPAC) atau pencarian ketersediaan buku-buku cetak di Perpustakaan RSUD Dr. Moewardi dan Akses Karya Ilmiah
2.Layanan E-Library RSDM

   Download aplikasi E-Library RSDM
3. Layanan Titik baca dengan radius akses maksimal 300 meter dari titik induk 
- TITIK BACA GEDUNG FLAMBOYAN LANTAI 11
- TITIK BACA GEDUNG WIJAYA KUSUMA LANTAI 1

KRITIK DAN SARAN PENGGUNA PERPUSTAKAAN DAN USULAN BUKU BARU, KLIK DI BAWAH INI
FORMULIR KEPUASAN PENGGUNA PERPUSTAKAAN, KRITIK DAN SARAN SERTA USULAN BUKU BARU

PERMOHONAN PEMBUATAN SURAT BEBAS PERPUSTAKAAN
PERSYARATAN PEMBUATAN SURAT BEBAS PERPUSTAKAAN
 

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik