Kanker merupakan penyakit kronis yang dapat mengenai semua usia, dari anak-anak hingga dewasa. Jenis kanker yang menjadi penyebab kematian utama pada anak usia 0-19 tahun ialah leukemia. Leukemia limfoblastik akut (LLA) merupakan jenis leukemia yang paling banyak didiagnosis pada anak-anak yang jumlah kasusnya lebih dari seperempat dari semua jenis kanker pada anak. Pasien kanker di Indonesia yang mengalami depresi sebanyak 34,4%. Kondisi depresi pada pasien kanker yang menjalani tahap kemoterapi penting untuk diketahui agar bisa dilakukan intervensi yang tepat bagi pasien. Oleh karena itu, peneliti hendak mengetahui hubungan antara tahap kemoterapi dengan tingkat depresi anak penderita LLA. Penelitian ini penting untuk dilakukan agar dapat menjadi bahan evaluasi bagi tenaga medis, keluarga pasien, maupun pihak terkait agar dapat melakukan